Alisson Becker, Kiper Termahal Dunia dan Tren Buruk Kiper Brasil di Liverpool

Alisson Becker, Kiper Termahal Dunia dan Tren Buruk Kiper Brasil di Liverpool

Liverpool akhirnya meresmikan transfer kiper AS Roma, Alisson Becker kemarin. Harga tak kurang dari 65 juta poundsterling atau setara 1,2 triliun rupiah yang dikeluarkan manajemen Liverpool membuat nama Alisson kini menjadi penjaga gawang termahal dunia. Alisson akan berada di bawah mistar gawang Liverpool dengan kontrak jangka panjang berdurasi panjang hingga tahun 2024.

Alisson memang sudah menjadi incaran Liverpool sudah lama, namun negosiasi panjang bersama AS Roma membuat transfer ini baru teralisasi saat ini. AS Roma yang ingin melepas Alisson di angka 75 juta Euro akhirnya disanggupi oleh Liverpool dan membuatnya sebagai kiper termahal sejagad. Posisi ini mengalahkan nama-nama penjaga gawang seperti Manuel Neuer, Ederson Moraes, dan Gianluigi Buffon. Buffon sebelumnya menjadi yang termahal dengan banderol 53 juta Euro saat dibeli Juventus dari Parma.

Harga mahal yang digelontorkan Liverpool memang bukan tanpa alasan. Kedatangan kiper berusia 25 tahun ini menjadi solusi dari kelemahan Liverpool musim lalu di posisi penjaga gawang. Alisson memiliki refleks yang cepat, penyelamatan-penyelamatan penting, hingga menjadi kiper modern sebagai playmaking awal serangan Liverpool.

Sepanjang musim lalu di kompetisi domestik, Becker mampu menjaga gawang Roma kebobolan hanya 28 gol dengan 15 kali cleansheet. Penyelamatan Alisson mencapai 92 kali dan menjadikan persentase penyelamatan di Serie A mencapai 79,3%, terbaik ketiga setelah Jan Oblak dan David De Gea. Selain itu sebanyak 10 peluang berbuah gol di Serie A berhasil digagalkan oleh Becker, hanya kalah dari David De Gea dengan 13,8 gol. Alisson juga tak pernah sekalipun melakukan blunder.

Namun angka meyakinkan statistik diatas berbanding terbalik dengan catatan kiper Brasil yang berkiprah di Liverpool. Sebelumnya sudah ada dua nama yang menjadi kiper Liverpool di era Premier League, yaitu Diego Cavalieri dan Alexander Doni. Cavalieri yang datang pada tahun 2008 hingga 2010 tercatat hanya bermain 10 kali dan lebih banyak duduk dibangku cadangan. Sedangkan Doni yang sama dengan Alisson yang didatangkan dari Roma, juga hanya menjadi pelapis bagi Pepe Reina. Kini Alisson berpeluang untuk memecahkan tren buruk ini.

Terlepas dari hal tersebut, kedatangan Alisson disambut baik oleh Jurgen Klopp dan Kopites. Mereka berharap Alisson bisa tampil memuaskan dan membantu Liverpool meraih gelar bergengsi.