Jelang Belgia vs Inggris, Perang Bintang Premier League Tak TerhindarkanLagi

Jelang Belgia Kontra Inggris, Perang Bintang

Banyak orang yang enggan untuk menyaksikan perebutan posisi ketiga, karena hanya akan mempertemukan dua tim yang kecewa karena gagal melangkah ke babak final. Namun ini tidak akan terjadi saat Belgia berhadapi Inggris, pasalnya pertandingan yang akan berlangsung pada Sabtu (14/08/2018) malam WIB di Saint Peterburg Stadium, akan mempermukan banyak pemain di premier League.

Belgia dan Inggris akan berhadapan kembali, jika sebelumnya hanya memperebutkan posisi juara dan runner-up di Grup G dan Inggris memutuskan untuk mengalah. Namun hal ini nampaknya tidak akan terjadi pada perebutan juara ke-3, sudah jelas semua tim ingin keluar dari Rusia dengan kemenangan. Jika di final akan ada Prancis dan Kroasia, maka di pertandingan akhir Inggris kontra Belgia akan menjadi perang saudara.

Pasalnya ada banyak pemain bintang Inggris di kedua negara tersebut, pasalnya pasukan Harry Kane dan kawan datang ke Rusia tanpa diunggulkan. Hal ini melihat masa lalu The Tree Lions yang selalu kalah di babak penyisihan grup, fase knock-out bahkan momok menakutkan yang menjadi kutukan yaitu adu penalti.

Sedangkan Eden Hazard dan kawan kawan berhasil menjadi kuda hitam mematikan di Piala Dunia, berhasil tampil dari awal hingga akhir tanpa kekalahan, selain kontra Prancis di babak semifinal Piala Dunia 2018. Hal ini tentu saja membuat semua pemain ingin naik kelas dan membawa masa depan yang baik di musim mendatang, lebih tepatnya saat Premier Leagua berlangsung kembali.

Belgia memang belum pernah menenangkan Piala Dunia, sehingga memupuk asa di Piala Dunia 2018. Meskipun ini pada kenyataannya harus menelan kekalahan besar, namun dengan adanya satu pertandingan terakhir sehingga total bermain 7 laga. Sudah jelas ‘kuda hitam’ di Rusia tidak ingin keluar dari lapangan terakhir kalinya dengan menundukkan kepala.

Hal serupa terjadi pada The Tree Lions, saat memasuki babak semifinal Piala Dunia 2018. Ada banyak harapan untuk kembali menjadi pemenang seperti yang terjadi pada Piala Dunia 1966, ini bahkan akan menjadi hasil bagus dalam setengah abad terakhir. Datang ke Saint Peterburg Stadium dengan harapan besar, sebelumnya Timnas Inggris sudah membuat hampir setengah suporter di lapangan menangis karena kekalahan kontra Krosia yang tidak diperhitungkan tersebut. Bahkan pencapaian tertinggi hanya sampai di posisi ke-4 saja, sehingga tidak bisa memberikan hasil maksimal.

Bahkan jika berhasil mendapatkan posisi ke-3 akan menyelamatkan muka anak asuhan Gareth Southgate, pasalnya timnas sepakbola putri berhasil mendapatkan medali perunggu saat bermain di Piala Dunia 2015 yang berlangsung di Kanada. Sehingga membuat Southgate berpikir keras, bagaimana mengemas pertandingan yang menarik dan tidak lagi mengalami kesalahan sama saat berhadapan dengan Kroasia. Dimana tidak awas melihat peluang di dua puluh menit terakhir, sehingga membiarkan tiket Final Piala Dunia 2018 melayang begitu saja.

Sudah jelas, kedua tim dalam kondisi keinginan besar untuk menang. Pasalnya siapa pun yang berhasil menang dalam pertandingan nanti malam di Saint Peterburg Stadium tentu akan menegakkan kepala saat meninggalkan Rusia meskipun tidak membawa trofi emas Piala Dunia.