Liverpool Menang Dramatis

Liverpool Menang Dramatis

Tergabung dalam Grup C, dua klub raksasa Inggris dan Prancis harus langsung berseteru di laga perdana fase grup Liga Champions. Ya, langsung dihadapkan pada klub besar seperti Paris Saint-Germain (PSG) memang bukan merupakan laga yang mudah untuk Liverpool. Namun, tim tuan rumah tersebut akhirnya berhasil membuktikan bahwa mereka memang layak bersaing sebagai kandidat juara kompetisi antar klub terbaik di Eropa itu.

Seperti diketahui, dengan trisula lini depan yang terdiri dari Neymar, Kylian Mbappe dan Edinson Cavani, PSG sebenarnya diprediksi lebih berpeluang untuk memenangkan big match yang digelar di markas Liverpool, Anfield Rabu dini hari (19/09/2018). Namun, ternyata saat laga sudah mulai berjalan Mohamed Salah dkk mampu mengimbangi jawara Liga Prancis musim lalu itu. Bukan hanya mengimbangi, jika dilihat dari data statistik, dikuti dari Whoscored, skuad besutan Jurgen Klopp itu bahkan unggul di sektor penciptaan peluang, dengan berhasil menciptakan 17 peluang, sedangkan PSG hanya mampu menciptakan 9 peluang.

Pada konferensi pers usai laga, Jurgen Klopp mengungkapkan bahwa strategi yang diterapkannya terbilang berhasil sehingga mampu membuat The Reds bermain lebih agresif dan memiliki inisiatif serangan yang lebih efektif, itulah mengapa pada akhirnya mereka mampu memenangkan laga meski secara dramatis dan dengan skor tipis 3-2. Laga kontra PSG itu memang layak disebut sebagai laga yang dramatis, mengingat gol kemenangan Liverpool yang dicetak oleh Roberto Firmino dicetak pada detik-detik terakhir injury time.

Manajer asal Jerman itu, mengungkapkan bahwa ia berusaha menerapkan strategi yang sebisa mungkin terus menyerang sisi kiri sektor pertahanan PSG, hal tersebut dilakukannya sebab ia menyadari bahwa tidak ada pemain yang mampu melapisi Juan Bernat sebagai bek kiri, sedangkan Neymar yang berposisi sebagai winger kiri pun tidak bisa terlalu banyak membantu area pertahanan PSG.

Strategi yang diterapkan Klopp memang terbilang jitu, sebab tercatat, beberapa kali pemain Liverpool berhasil menyusup ke area kiri pertahanan lawan, dan bahkan gol penentu kemenangan The Reds pun berasal dari serangan yang memborbardir area kiri dari sektor pertahanan PSG.