Memphis: Terus Kenapa Bro Kalau Saya Gagal dengan Manchester United?

Memphis: Terus Kenapa Bro Kalau Saya Gagal dengan Manchester United?

Memphis Depay mengaku bahwa dirinya sempat gagal ketika bermain dengan Manchester United. Tapi, ia yakin jika performa bersama United bukan gambaran akan kualitasnya.

Memphis bergabung dengan Manchester United pada musim panas 2015/2016. Saat itu, Manchester United mendatangkan Memphis dengan nilai 34 juta euro. Pada musim itu, nominal itu boleh dibilang cukup mahal. Terlebih lagi sang pemain datang pada umur yang masih muda, 21 tahun.

Berbekal sebagai pencetak gol terbanyak Eredivisie Belanda dengan 22 gol, Memphis mendarat di Old Trafford. Tapi, ia justru gagal bersaing dengan para pemain Manchester United lainnya. Memphis gak betul-betul bersinar di Liga Primer Inggris. Di musim pertamanya, dia hanya dapat menciptakan 2 biji gol saya di panggung domestik. Pada musim berikutnya, ia juga rela menjalani masa peminjamannya dengan Olympique Lyon dan disebut-sebut gagal bersama Manchester United.

Memphis bermain impresif pada musim lalu. Pemain 24 tahun itu menjadi tulang punggung Lyon dengan mencetak 19 gol di ajang Ligue 1. Memphis bisa dibilang sukses berama Lyon, namun mengaku gagal bersama United.

“Semuanya tahu jika saya gagal di Manchester United, itu adalah cerita saya. Semuanya dapat melihat itu dan saya juga ikut merasakannya. Tapi saya gak bisa melihat belakang dan berkata jika saya gak ingin berada dalam situasi tersebut. semuanya pasti gak mau seperti itu. Namun nyatanya itu benar-benar terjadi,” ungkap Memphis, seperti dilansir ESPN.

“Saya gak bisa menembus skuat inti. Saya juga masih muda, gak diberikan banyak peluang, tapi saya dapat mengatakan bahwa tahun pertama saya itu bukan menjadi gambaran akan kualitas saya. Buktinya saya bisa mencetak banyak gol bersama Lyon,” imbuh mantan pemain PSV Eindhoven tersebut.