Pecahkan Rekor Transfer Klub, Akankah Pembelian Gagal Selanjutnya?

Pecahkan Rekor Transfer Klub, Akankah Pembelian Gagal Selanjutnya?

Tak hanya klub-klub besar Eropa yang berani menggelontorkan dana besar untuk pemain yang diincarnya, klub papan tengah Premier League, Everton memecahkan rekor pembelian klub pada jendela transfer musim ini. The Toffes sendiri memang dalam beberapa jendela transfer terakhir membeli pemain yang bisa dibilang cukup mahal. Namun belum menunjukkan kualitasnya selama di Everton. Lalu apakah Richarlison akan mengalami hal yang sama?

Rekor transfer klub baru saja dibuat Everton setelah mereka mengumumkan resmi mendapatkan gelandang milik Watford, Richarlison. Angka 50 juta poundsterling harus dikeluarkan oleh manajemen Everton guna menebus sang pemain. Angka ini mengungguli 5 juta poundsterling lebih banyak dari pada rekor transfer sebelumnya yang dipegang oleh Gylfi Sigurdsson saat dibeli dari Swansea lalu. Richarlison pun dikontrak hingga lima tahun mendatang.

Transfer ini terwujud tentu saja karena pengaruh dari sang manajer, Marco Silva. Keduanya memang pernah bekerja bersama saat membela Watford musim lalu. Bahkan Marco Silva lah yang mendaratkan Richarlison ke Premier League musim lalu saat dibeli dari Fluminense. Maka tak heran jika Marco Silva menginginkannya kembali berada di skuad yang ia latih.

Richarlison sendiri sebenarnya tidak tampil cukup apik juga tidak begitu buruk musim lalu. Total 41 pertandingan yang ia jalani bersama Watford di semua kompetisi, pemain berusia 21 tahun ini hanya catatkan lima gol dan lima assist. Ia juga menjadi pemain Watford yang paling sering menembakan ke gawang dengan rata-rata 2.5 per laganya. Kemampuannya bermain di berbagai posisi penyerang juga menjadi nilai plus untuk pemain Brasil ini.

Belanja besar-besaran Everton tidak terjadi kali ini saja. Musim lalu dimana mereka jor-joran menghabiskan uang untuk mendatangkan Michael Keane, Davy Klaassen, Gylfi Sigurdsson, Jordan Pickford dan lainnya. Hanya nama terakhir yang setidaknya tampil cukup impresif. Di Premier League musim lalu Siggy hanya tampil sebanyak 25 kali dan hanya menyumbangkan 4 gol dan 3 assist, sementara Keane gagal menembus skuad Timnas Inggris di ajang Piala Dunia lalu. Tak ayal biaya mahal Richarlison pun menjadi perjudian besar bagi Everton, apakah ia gagal atau justru berhasil membawa Everton meraih prestasi tertinggi.