Philipp Lahm Berharap Joachim Low Mengubah Kepemimpinan Di Timnas Jerman

Philipp Lahm Berharap Joachim Low Mengubah Kepemimpinan Di Timnas Jerman

Sebuah performa terburuk sepanjang sejarah tampil di Piala Dunia, Jerman harus tersingkir di babak penyisihan grup. Hal ini tentu membuat banyak pihak merasa heran, anak asuhan Joachim Low ini terdiri dari pemain unggulan di atas kertas. Bahkan bisa bermain bagus di level klub, kenapa tidak memberikan yang terbaik saat membela negaranya sendiri.

Banyak pihak juga yang menyalahkan cara kepemimpinan Low, bahkan Philipp Lahlm secara terbuka meminta sang pelatih untuk mengubah bahkan mengganti cara kepemimpinannya. Ini terbukti gagal mengantarkan Der Panzer ke panggung sebenarnya, terlepas dari kutukan pemenang tidak akan lagi bisa masuk ke Piala Dunia.

Kekalahan paling fatal terjadi di pertandingan pamungkas di Grup B, pasalnya dikalahkan 2-0 atas perwakilan Asia yang tidak diunggulkan dan bahkan mengalami kekalahan terus menerus, Korea Selatan. Ini membuat banyak pemain malu, bahkan Thomas Muller dan kawan kawan tidak bisa menegakkan kepalanya saat keluar dari lapangan.

Ini tentu membuat banyak pihak bertanya, ada apa dengan Timnas Jerman? Padahal masih menggunakan susunan pemain yang hampir sama seperti Piala Dunia 2014 lalu, bahkan saat kembali ke Piala Dunia 2018, terjadi perubahan yang sangat drastis. Tidak ada mimpi besar untuk menjadi pemenang, untuk lolos dari fase penyisihan grup saja mengalami kesulitan besar.

Namun secara mengherankan, pihak Federasi Sepak Bola Jerman, jika memberikan opsi pemecatan pada sang pelatih. Hal yang berbeda bahkan terjadi pada beberapa tim nasional lainnya, seperti Timnas Spanyol yang sudah ganti 3 pemain sejak menjelang Piala Dunia 2018, bahkan kini sedang mencari arsitek baru untuk menangani Tim Matador.

Sebuah saran membangun diberikan Lahm yang dilansir dari Linkedin pada Low, dimana disarankan untuk mengubah gaya kepemimpinan, jika memang ingin memberikan kesuksesan di masa mendatang. Generasi baru di timnas Jerman menjanjikan masa depan yang bagus, sangat disayangkan jika jatuh pada tangan yang salah.

Bahkan ditambahkan, jika apa yang terjadi hari ini bukan sebuah kesalahan dan tanda adanya pelemahan di dalam diri timnas Jerman. Melainkan waktunya untuk berkembang dan berusaha menjadi lebih baik, bahkan mulai tunjukkan pada semua orang bagaimana kekuatan Der Panzer sebenarnya, ini yang tidak terjadi di Piala Dunia 2018.

Kesalahan besar yang dilakukan Low adalah menerapkan gaya bermain sama seperti Piala Dunia 2014, tentu saja ini sudah terbaca oleh timnas lainnya. Sehingga bisa dengan mudah dikalahkan, bahkan Lahm menyarankan agar Low membangun dasar yang kuat sehingga setiap pemain bisa bergerak dengan benar dan meraih kemenangan yang diinginkan.