Uli Hoeness Mengatakan Ozil Memang Buruk, Benarkah Demikian?

Uli Hoeness Mengatakan Ozil Memang Buruk, Benarkah Demikian?

Keputusan Ozil untuk mengundurkan diri dari Timnas Jerman banyak menimbulkan pro dan kontra. Banyak yang mendukung Ozil atas tindakan intoleransi dan diskriminasi yang terjadi padanya, namun ada juga yang malah menghujat Ozil. Uli Hoeness salah satunya. Presiden klub Bayern Munchen ini memiliki pandangan berbeda atas mundurnya Ozil.

Ozil yang memang menjadi sorotan media sebelum Piala Dunia dimulai hingga menjadi kambing hitam atas gagalnya Jerman di Rusia. Beredar foto dirinya bersama Presiden Turki, Racep Tayyip Erdogan membuat media-media Jerman banyak mengaitkannya dengan isu diskriminasi. Padahal penjelasan Ozil mengatakan bahwa itu hanya sekedar foto biasa, dengan menghormati leluhur keluarganya.

Baru-baru ini dirinya memutuskan untuk pensiun dari Timnas Jerman di akun sosial media miliknya. Dengan sejumlah alasan yang diberikan, Ozil memilih pensiun atas diskriminasi dan rasisme yang menimpa dirinya. Respon mengejutkan justru datang dari Uli Hoeness yang senang atas mundurnya Ozil dari Jerman. Menurutnya Ozil sudah lama bermain buruk sejak Piala Dunia 2014 berakhir.

“Pada beberapa tahun terakhir, ia tak mampu tampil baik bersama Jerman. Ia terakhir kali memenangkan tekel sebelum Piala Dunia 2014 digelar. Sekarang ia tampil buruk karena foto bersama Erdogan,” jelas Hoeness.

Namun bila melihat data statistik Whoscored, sebenarnya kritik pedas Hoeness tak sepenuhnya benar. Memang rating Ozil selama dua tahun terakhir mengalami penurunan. Puncak karir Ozil pada musim 2015-2016 dengan menyumbangkan enam gol dan 19 assist bagi Arsenal. Rating Whoscored mencapai 7,66. Selanjutnya dua musim berturut-turut turun menjadi 7,30 dan 7,25. Rating ini tidaklah cukup buruk karena masih berada diangka tujuh.

Kalimat terakhir kali memenangkan tekel sebelum Piala Dunia 2014 rasanya terlalu berlebihan. Selain posisi Ozil yang bukan seorang defender atau gelandang bertahan, tuduhan itu tak sepenuhnya benar. Memang di Rusia lalu dirinya tak mencatatkan tekel suskes sama sekali, namun di Piala Eropa dua tahun lalu dirinya sukses memenangkan enam tekel sukses.

“Kambing Hitam” Jerman selama Piala Dunia 2018, rasanya kalimat itu tak memiliki fakta yang akurat. Rating Ozil selama Piala Dunia berada di posisi keempat dari rekan-rekannya. Bahkan jauh lebih tinggi dari Thomas Mueller, Marco Reus, dan Manuel Neuer yang memiliki menit bermain lebih banyak.